in

Syekh Imran tentang Rusia, Putin, dan Kemenangan Bangsa Rum

Ketua Dewan Penasihat MD KAHMI Kota Cirebon, Maman Supriatman. Dokumentasi pribadi

Oleh Maman Supriatman, Ketua Dewan Penasihat MD KAHMI Kota Cirebon

Sejak Rusia campur tangan di Suriah untuk menyelamatkan Suriah agar tidak menjadi Libya lain, mereka tahu ada risiko dan bahaya yang bisa memicu perang besar antara Amerika Serikat, yang memimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dengan Rusia dan sekutunya. Jadi, orang Rusia sudah sadar tentang kemungkinan perang besar dan konsekuensinya.

Kita harus berterima kasih kepada pemerintah dan orang-orang Rusia yang tidak mengkritik dan mendukung pemerintahnya dalam standar yang sangat berani untuk menyelamatkan Suriah agar tidak menjadi Libya lain dan untuk menyelamatkan orang-orang Kristen Suriah dari pembantaian pasukan ISIS.

Kita juga berterima kasih kepada Rusia dan kepemimpinannya karena campur tangan menghentikan mesin perang Israel yang bertekad memusnahkan muslim dan Kristen Palestina di Gaza. Karena intervensi Rusia, Israel harus menghentikan pembantaiannya terhadap Palestina.

Perang besar adalah sesuatu yang akan menyebabkan penderitaan besar di Rusia karena ini akan menjadi perang nuklir. Amerika Serikat dan NATO akan mengirim senjata nuklir karena ini akan menjadi perang sampai akhir. Tentu saja senjata nuklir akan menyebabkan kerusakan besar dan kehancuran di Rusia.

Baca Juga :  Ruang Ekonomi KAHMI

Tapi, kabar baiknya, orang-orang Rusia telah menunjukkan kepada dunia bahwa mereka memiliki iman yang kuat sehingga tidak takut mati. Kami dari dunia Islam melihat dan mengagumi orang-orang yang tidak takut mati sebagai konsekuensi dari iman di dalam hati.

Oleh karena itulah, Anda adalah orang Kristen dengan siapa kita memiliki rasa kedekatan. Anda adalah saudara kami. Kami mengetahui dari Nabi kami bahwa orang-orang Rusia memiliki kapasitas untuk membuat pengorbanan.

Anda telah berkorban luar biasa dalam Perang Dunia I. Sebelum itu, Anda menderita karena dikorbankan dalam tiga tahun kejahatan perang, di mana jutaan tewas dalam Perang Dunia I dan II. Meskipun Anda dipimpin dalam kedua perang dunia oleh Uni Soviet, yang merupakan negara ateis, tetapi Anda tetap berjuang dengan gagah berani untuk menghentikan Jerman.

Baca Juga :  Non-profit Wajib Merapat! Bantuan Senilai ±150jt Per Bulan Khusus Yayasan Non-profit

Anda adalah orang-orang yang terbiasa dengan penderitaan dan kami mengagumi karena Anda tidak menunjukkan tanda-tanda ketakutan meskipun Anda tahu ada perang yang akan datang dan itu akan menjadi perang nuklir.

Nabi saw memberitahu kita di mana perang akan dimulai. Kita tahu akan terjadi di utara Suriah. Itulah yang Nabi kami katakan.

Tetapi, awal perang tidak sepenting konsekuensi perang, di mana dinubuwahkan bahwa 99 dari setiap 100 orang yang berjuang dalam perang itu akan terbunuh.

Jadi, ini adalah perang yang unik, perang di mana senjata pemusnah massal akan digunakan untuk pertama kalinya dalam skala seperti itu. Dan kami tahu Rusia tidak takut dengan konsekuensi perang.

Di sisi lain, kita melihat tentara sewaan, di mana orang-orang dibawa untuk berperang dan ditawari kartu hijau. Jadi, ada perbedaan besar dia antara keduanya.

Baca Juga :  Ruang Ekonomi KAHMI

Ketika dua tentara ini saling berhadapan dalam perang besar, tidak hanya kami bangga dengan kenyataan bahwa ada banyak banyak muslim berperang di angkatan bersenjata Rusia, tetapi kami memiliki sesuatu yang lebih untuk dibagikan dengan Anda, bahwa Tuhan akan turun tangan membantu Anda dalam peperangan ini.

Itu sebabnya, ketika datang janji kemenangan kedua untuk bangsa Rum, di mana Rusia adalah pewarisnya, orang-orang beriman akan bergembira dan ikut merayakan kemenangan Anda.

لِلّٰهِ الْاَ مْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْۢ بَعْدُ ۗ وَيَوْمَئِذٍ يَّفْرَحُ الْمُؤْمِنُوْنَ

” … Bagi Allahlah urusan sebelum dan setelah [mereka menang]. Dan pada hari itu, bergembiralah orang-orang yang beriman.”

بِنَصْرِ اللّٰهِ ۗ يَنْصُرُ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

“Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa, Maha Penyayang.” (QS. Ar-Rum/30: 4-5).

والله اعلم

Sumber :

Fatah S

Berkarier di industri media sejak 2010 dan menjadi penulis buku.