in ,

Lebai, Perang Rusia-Ukraina Jadi Alasan Tunda Pemilu

Tangkapan layar webinar "Ada Apa di Balik Invasi Rusia ke Ukraina?" yang digelar Lembaga Kajian Strategis MN KAHMI-Alimbas TV pada Selasa (8/3/2022). LMD MN KAHMI/Fatah Sidik
Tangkapan layar webinar "Ada Apa di Balik Invasi Rusia ke Ukraina?" yang digelar Lembaga Kajian Strategis MN KAHMI-Alimbas TV pada Selasa (8/3/2022). LMD MN KAHMI/Fatah Sidik

Kahminasional.com, Jakarta – Perang antara Rusia dan Ukraina dijadikan alasan untuk penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) RI 2024 dianggap berlebihan. Pun demikian jika disebut akan menimbulkan masalah ekonomi bagi Indonesia.

Kritik ini disampaikan mantan Duta Besar RI untuk Polandia, Hazairin Pohan, dalam webinar “Ada Apa di Balik Invasi Rusia ke Ukraina?”, Selasa (8/3).

Pangkalnya, Haz Pohan, sapaannya, menyatakan, dampak terbesar dari invasi Rusia ke Ukraina dirasakan Eropa.

“Di Asia Pasifik, kita enggak terlalu [berdampak],” tegasnya.

“Jadi, kalau pemerintah bilang kalau ini nanti jadi satu faktor yang mengancam perekonomian kita dan [muncul] usul penundaan [pemilu], saya kira, itu agak lebailah,” sambungnya.

Pemerhati masalah Eropa Timur ini melanjutkan, hubungan RI dengan Rusia dan Ukraina belum signifikan sehingga dampaknya belum signifikan.

Baca Juga :  Segudang Masalah Jika Indonesia Gelar Pemilu Serentak

“Tapi, [perang] kedua negara ini akan berpengaruh ke Eropa,” tegasnya.

Webinar tersebut terselenggara atas kerja sama Lembaga Kajian Strategis Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (LKS MN KAHMI)-AlimbasTV.

Mantan Dubes RI untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi, dan CEO AlimbasTV, M. Joni, turut hadir sebagai narasumber. Adapun Kabid Hubungan Luar Negeri MN KAHMI, Bambang Susanto, menjadi moderator.

Sumber :

Fatah S

Berkarier di industri media sejak 2010 dan menjadi penulis buku.