in ,

Munas KAHMI Harus Hasilkan Pikiran Cerdas dan Visi Baru

Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia, membacakan sambutan dalam pembukaan Rakornas IV KAHMI di Kota Batam, Kepri, pada Jumat (25/2/2022). LMD MN KAHMI/Fatah Sidik
Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia, membacakan sambutan dalam pembukaan Rakornas IV KAHMI di Kota Batam, Kepri, pada Jumat (25/2/2022). LMD MN KAHMI/Fatah Sidik

KAHMINasional.com, Palu – Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan membuahkan gagasan dan visi baru demi kemajuan Indonesia.

“Mari kita isi dengan pikiran-pikiran cerdas, visi baru, ide baru, gagasan baru, tentang gerakan KAHMI untuk 5 tahun ke depan, untuk Indonesia yang lebih baik, lebih maju, sejahtera, dan untuk kepentingan umat, Islam, dan kejayaan kita semua,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Ahmad Doli Kurnia, dalam “Gala Dinner KAHMI” di Palu, Kamis (24/11) malam.

Selain itu, Doli mau pelaksanaan Munas KAHMI di “Kota 5 Dimensi” memberikan perubahan dan pembaruan. Stigma Palu sebagai pusat bencana dapat diubah menjadi pusat kebahagiaan, kemajuan, dan kebangkitan.

Baca Juga :  Rakornas KAHMI Jadi Agenda Pertama Nasional di Kepri saat Pandemi

“Stigma Palu sebagai pusat radikalisme dan terorisme dapat menjadi pusat kesejukan dan pusat keharmonisan,” kata politikus Partai Golkar ini.

Doli pun berharap Munas KAHMI dapat menjadikan Palu sebagai sentra pembicaraan peradaban baru. Bukan hanya Indonesia, tetapi dunia.

“Mari jaga sama-sama Munas KAHMI menjadi munas yang tertib, sejuk, harmonis, beradab, dan bermartabat,” serunya.

Munas KAHMI juga diharapkan tidak diwarnai kekerasan. Apalagi, agenda tersebut menjadi salah satu hajat di Indonesia pada 2022 yang mendapatkan atensi luas.

“Ini merupakan kegiatan yang keempat menjadi pusat perhatian setelah G20, Muktamar Muhammadiyah, Munas HIPMI,” tutup Doli.

Munas XI KAHMI digelar selama 24-27 November 2022. Ada 40 calon yang siap menjadi presidium MN KAHMI 2022-2027.

Baca Juga :  Sekjen KAHMI Yakin Polisi Akan Bersikap Profesional Dalam Menangani Kasus Penganiayaan Ketum KNPI

Reporter: Fauzi Lamboka

Sumber :

Fatah S

Berkarier di industri media sejak 2010 dan menjadi penulis buku.